Masa Depan Blackberry Adalah Android OS, demikian komentar salah seorang petinggi Blackberry yang mengisyaratkan perusahaannya akan meninggalkan OS Blackberry 10 dan beralih ke OS Android secara penuh.

Pihak BlackBerry telah beberapa kali menegaskan tidak akan meninggalkan OS mobile BlackBerry 10 (BB10). Perusahaan tehnologi dari Kanada ini telah memaparkan rencananya untuk tetap mengembangkan OS tersebut sambil tetap mengembangkan platform Android.

Meski sudah ada pernyataan diatas, tetap ada banyak orang yang menduga-duga bahwa BlackBerry sungguh-sungguh akan meninggalkan BB10. Karna, Android OS dianggap lebih lengkap & fleksibel untuk urusan dukungan aplikasi.

Dugaaan ini semakin menguat, setelah salah seorang petinggi BlackBerry baru-baru memberikan komentar yang tampaknya mengarah kesana. Senior Director of Asia Pacific Product Management BlackBerry, Damian Tay, berkomentar bahwa BlackBerry sepertinya tidak akan fokus pada dua platform OS sekaligus.

Kemungkinan besar, setelah berhasil membuat Android lebih aman untuk digunakan diperangkat Blackberry, perusahaan ini akan lebih fokus menggunakan OS buatan Google tersebut daripada BB10.

“Perangkat Priv merupakan transisi penting kami ke ekosistem Android. Saat kami mengamankan Android, dalam beberapa periode waktu, kami tidak akan memiliki dua platform OS, dan mungkin hanya memiliki Android OS sebagai platform utama (untuk smartphone),” ujar Tay.

“Namun, untuk saat ini, kami memiliki BB10 dan Android untuk smartphone kami. Masa depan Blackberry adalah Android. Kami memilih Android karena ekosistem aplikasinya yang lengkap,” lanjutnya.

Memang dari pernyataan tersebut belumlah menyebutkan secara pasti arah strategi BlackBerry untuk ke depannya. Akan tetapi, bisa saja Tay memang telah mengisyaratkan bahwa BlackBerry akan benar-benar berhenti merilis smartphone berbasis BB10 pada masa yang akan datang.

Tahun lalu, BlackBerry sudah meluncurkan smartphone Android pertamanya, Priv. Memang belum dirilis angka penjualan pastinya, tetapi dari beberapa laporan, Priv sebut sangat sukses di pasar.

John Chen, CEO BlackBerry, sempat membantah kabar mengenai BB10 tersebut. Walaupun lebih fokus menggarap Blackberry Android, Chen mengatakan, sistem operasi BB10 tak akan serta-merta ditinggalkan. Kehadiran Priv dengan Android OS diharapkan dapat meningkatkan kembali minat pasar ke ponsel keluaran Blackberry. Setelah itu, barulah pabrikan Kanada itu fokus kembali memproduksi ponsel bersistem operasi BB10.