Usahakan untuk selalu memenuhi jam tidur malam hari setiap hari minimal 7-8 jam ya. Studi dari Prancis menyebutkan bahwa kurang tidur juga memiliki hubungan dengan obesitas atau kegemukan lho.

Ya, studi yang dilakukan oleh French National Institute of Sleep and Vigilance (INVS) menunjukkan bahwa terdapat peningkatan risiko kelebihan berat badan atau obesitas pada mereka yang kerap tidak bisa memenuhi kebutuhan tidurnya.

Penelitian ini disimpulkan berdasarkan pengkajian pada data 49.086 responden. Disebutkan bahwa rata-rata orang Perancis tidur 6 jam 48 menit per malam. Selain itu, 1 dari 3 orang Prancis juga dilaporkan tidur kurang dari 6 jam.

“Tidur kurang dari 6 jam dalam waktu 24 jam berarti mendekatkan diri pada risiko obesitas, penyakit jantung, kecelakaan dan depresi,” ujar salah satu peneliti, Damien Léger, seperti dikutip dari News Max Health.

Pada catatan terkait, para peneliti mengamati hubungan yang signifikan antara diet dan kesehatan tidur. Sebagai contoh, pengidap insomnia laki-laki yang disurvei lebih sedikit mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, jika dibandingkan dengan mereka yang jam tidurnya sehat.

Kebiasaan tidur yang buruk juga menyebabkan kebiasaan makan menjadi buruk, sebagian disebabkan oleh gangguan hormonal akibat kurang tidur. Hasilnya adalah peningkatan frekuensi untuk ngemil di luar waktu makan. Hal ini mungkin salah satu alasan bahwa kurang tidur juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2.